. Sejarah Mikroprosesor

Follow by Email

Selasa, 12 April 2011

Sejarah Mikroprosesor

Berbicara mengenai mikroprosesor, terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian itu sendiri, sejarah perkembangan mikroprosesor, teknologi yang digunakan dalam pembuatan mikroprosesor serta keuntungan dan kerugian yang dapat diakibatkan oleh penggunaan mikroprosesor.
Mikroprosesor adalah suatu komponen digital jenis LSI ( Large Scale Integration ) atau ( Very Large Scale Integration ) dengan kompleksitas rangkaian sangat tinggi yang mampu melaksanakan fungsi suatu unit pemproses sentral ( CPU = Central Processing Unit ).
1.1. Sejarah Mikroprosesor
Sejarah lahirnya mikroprosesor tidak terlepas dari perkembangan teknologi komponen elektronika. Proses miniaturisasi komponen elektronika terus berlanjut dan peningkatan kepadatan komponen dalam satu “Chip” yang dikenal dengan rangkaian terintegrasi atau “ Integrated Circuit” yang disingkat dengan IC terus bertambah.
Sebelum ditemukan mikroprosesor, dahulu digunakan komponen elektronika yang berupa tabung elektron (“ Elektron Tube”). Tabung elektron pertama mulai dikembangkan pada tahun 1904. Perkembangan  komponen elektronika yang sangat berarti terjadi pada tahun 1951 yaitu dengan ditemukannya transistor diskrit. Perkembangan komponen elektronika tidak berhenti sampai disini tetapi berlanjut terus pada tahun 1960. Dibuatlah rangkaian terintegrasi yaitu sebuah alat/komponen yang memadukan rangkaian beberapa komponen elektronik dalam satu kemasan. Perkembangan rangkaian terintegrasi ini terus berlanjut dengan makin banyaknya jumlah komponen yang diintegrasikan dalam satu “Chip”.
Perkembangan rangkaian terintegrasi dan hubungannya dengan kepadatan komponen dapat dilihat pada table 1.1 dibawah ini :
Tabel 1.1 Perkembangan Rangkaian Terintegrasi
Jenis Rangkaian
Kepadatan Komponen
Tahun di temukan
terintegrasi (IC)
Jumlah elemen/chip
Jumlah Gate/chip
SSI
10-100
10-Jan
1960
MSI
100-1000
10-100
1966
LSI
1000-100.000
100-10.000
1969
VLSI
100.000-10 Juta
10.000-1 Juta
1975
ULSI
Di atas 10 Juta
Di atas 1 Juta
1985/1986

Keterangan :
SSI                        = Small Scale Integration
MSI           = Medium Scale Integration
LSI            = Large Scale Integration
VLSI         = Very Large Scale Integration
ULSI         = Ultra Large Scale Integration

Munculnya IC jenis LSI dan VLSI menandai zaman mikroprosesor. Pada tahun 1971 diperkenalkan mikroprosesor pertama yaitu tipe 4004 oleh perusahaan Intel. Mikroprosesor ini merupakan mikroprosesor generasi pertama yang terdiri dari 4 bit.
Pada awal tahun 1972, tepatnya pada bulan januari 1972 muncul mikroprosesor generasi kedua dari perusahaan Intel dengan tipe 8008 sebagai mikroprosesor 8 bit yang pertama. pada akhir tahun 1973 Intel memperkenalkan mikropropsesor 8 bit yaitu tipe 8080 sebagai penyempurnaan dari mikroprosesor 8008. Dalam waktu 2 tahun, semua mikroprosesor 8 bit “standart” yang utama telah diperkenalkan. Sebagian besar diantaranya diinspirasi oleh desain lama 8080. Motorola memperkenalkan mikroprosesor tipe 6800 (hampir satu tahun setelah 8080), Rockwell PPS-8, Signetic 2650 dan seterusnya.
Pada tahun 1975-1976 muncullah mikroprosesor generasi ketiga buatan Zilog Inc. yaitu tipe Z80, 8085 dari Intel, 6809 dari Motorola dan muncul pula kumputer satu “Chip” F8 dari Fairchild dan Moctek, 8048 dari Intel, TMS 1000 dan 9940 dari Texas Instrument. Keadaan terus berkembang dari mikroprosesor 1 bit, 4 bit, 8 bit, 16 bit hingga mikroprosesor 32 bit.
Intel telah membuat mikroprosesor 16 bit 8086, 8088, 80186, 80286, Motorola dengan tipe 68000, Zilog dengan tipe Z8000 dan Texas Instrument dengan tipe 9900.
Pada sekitar Tahun 1984/1985 telah diperkenalkan mikroprosesor 32 bit. Motorola memperkenalkan mikroprosesor tipe 68020, dari Intel tipe 80386, Zilog dengan tipe Z80000, National Semiconductor memperkenalkan mikroprosesor dengan tipe 32032 dan 32132.
Mengingat makin banyaknya macam mikroprosesor/mikrokomputer maka sebagai pemakai kita perlu menentukan macam komponen yang paling sesuai dengan keperluan kita.
Hal-hal yang harus diperhatikan misalnya :
*      Pertimbangan sistem, meliputi karakteristik sistem, jumlah supplier, harga ketersediaan ( “Availability”)
*      Petimbangan hardware, meliputi jumlah bit data, macam kemampuan dan waktu instruksi serta bahasa yang digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar